Friday, February 28, 2014

Duniaku

 

Aku ingin bercerita sedikit tentang duniaku. Tentang mimpi yang kemarin baru saja kita lewati. Tentang sebuah pertengkaran kecil yang berakhir dengan buncahan-buncahan kebahagiaan yang berujung rindu. Aku tertawa kecil jika mengingatnya, mengingat semua hal, terutama tentang peran kita saat ini. Sadar bahwa kita telah menempati peran yang memang itulah diri kita yang sebenarnya. Tentang posisi atau mungkin porsi. Jika diibaratkan, aku mulanya adalah A, namun karena konflik dengan seseorang, maka aku mengubahnya menjadi B, demikian denganmu. Kamu yang mulanya B, namun ketika denganku, kamu menjadi A. Namun kini, aku mulai menyadari, bahwa kita telah mengubah peran itu tanpa sedikitpun perencanaan dan semua mengalir begitu saja. A kembali menjadi A dan B menempati perannya sebagai B. Ibarat payung dan tas. Ada yang harus melindungi dan ada yang harus dilindungi. Payung memiliki tanggung jawab untuk melindungi tas yang dibawa seseorang agar tidak terkena hujan.
Memiliki peran seperti payung ibarat menjadi seorang kakak, dia harus melindungi adiknya, berusaha membuatnya nyaman, menjadi tempatnya bersandar dikala sedih dan gelisah.
Menjadi payung ibarat menjadi tulang punggung dalam keluarga, dia mempunyai peran untuk mencukupi kebutuhan keluarganya.
Ada senyuman kebahagiaan yang aku rasakan, ketika menyadari bahwa kini keluarga itu telah utuh, dan semuanya telah menempati perannya masing-masing, serta kehadiran dua orang yang menyempurnakan sebuah hubungan. N dan T. Sempurnalah sudah, karena aku merasa bahwa kini aku benar-benar dihidupkan, dalam kehidupan..



No comments:

Post a Comment