Meleleh sudah mataku, membaca kembali percakapan kita tentang sepatu.
Kau begitu menyukainya..
Dan aku menyukaimu,
Lalu aku menyukai sepatu..
Berpasang-pasang sepatu aku berikan satu-satu..
Berjejer rapi di depan pintu kamar itu..
Kau tersenyum melihat kumpulan sepatu-sepatu,
Dan aku terpesona menatap senyum kupu-kupu..
Tapi, tak lama kau mengusirku..
Tanpa satupun sepatu,
Untuk kakiku..

No comments:
Post a Comment