Memilih mendengar pada titik ini dan membiarkan mereka menilai pada sudut pandang lain..
Dan monster-monster baru lalu lahir sebagai jelmaan "Aku" dari sudut pandang penilaian mereka kini..
Airmata lantas berkeliaran, berkelana..
Dan langit menjadi abu-abu..
Haru..
Biar saja aku terbaring ibarat mayat-mayat di kuburan,
Sepi, sunyi dari riuh ricuh keramaian..
Dan Mereka masih bercakap-cakap, tentang "Aku" yang telah mereka buang..
Bosan!
Aku tak bisa lagi mereka hidupkan..
Bahkan melalui cerita-cerita manis tentang hangatnya pelukan dan kegembiraan..
Aku telah mati, bahkan di saat nafas masih enggan untuk beranjak pergi..
Mereka menamaiku "bangkai"..
Yang seharusnya dikubur, lalu selesai!
Usai..

No comments:
Post a Comment