Tak pernah reda
Angin kerapkali berkelahi dalam hujan
Mencipta badai di balik keruhnya pelangi
Lagi-lagi, seperti pagi ini!
Awan, hujan, langit, bumi dan genangan yang menyisakan kubangan basah..
Wajah-wajah terkubur sebagai sosok drakula penghisap darah, perenggut bahagia!
Pergi!
Pergi!
Pergi saja!
Kau!
Kau!
Dan Kau!
Drakula..
Serigala..
Buaya..
Enyah!
Musnah!

No comments:
Post a Comment