Wednesday, July 20, 2016

Jurang Hati


Bersama daun-daun yang meranggas aku jatuh..
Rantingnya melambai di atas rintihan deru-deru hujan
Sedang kemarau berpesta bersama sajak perpisahan
Berjalan manis di dalam foto-foto kenangan

Dulu, jarakmu begitu dekat..
Sedekat selimut yang bergelut di atas sprai
Diam-diam aku menyimpanmu pada malam
Berbisik lembut tanpa mau menutup mata

Aku enggan kalah sedetikpun
Pada waktu yang tak pernah memberi jeda
Aku tak ingin terlelap..
Aku hanya ingin terpaku..
Menatapmu, bersama kupu-kupu diperutku..

Dingin..
Kini aku berselimutkan angin,
Meraba ruangmu namun tak ada
Aku gali sapamu namun tak bersua
Aku endus baumu, namun hampa..
Kau dimana?

Ku dengar dinding-dinding kamar tengah tertawa
Dan cermin-cermin retak meledekku tanpa bicara
Mereka menghujamku, tatkala aku mencarimu diantara tumpukan buku-buku..
Mereka berteriak, ketika aku memanggilmu tanpa mampu berkata rindu..

Kau dimana?
Tak dapat kutemukan kau dimana-mana..

Jangan lemparkan aku pada jurang kesepian!
Bicaralah!
Aku takut sendirian..


No comments:

Post a Comment