Wednesday, July 18, 2018

Business Dinner



Kemarin malam adalah pertama kali aku datang dalam business dinner dan talk show yang diadakan oleh perusahaan di Hotel Aryaduta, padahal dulu perusahaan lama tempatku bekerja sering juga mengadakan acara seperti itu di hotel bintang lima juga, tepatnya di Trans Luxury Hotel, namun aku tidak pernah datang sekalipun karena aku malas untuk datang pada acara yang diadakan malam hari. Tapi, kemarin malam, dua undangan yang aku undang bersedia hadir, maka dari itu, aku juga harus menemani mereka.

Tujuan business dinner tak lain adalah untuk mendapatkan nasabah kelas atas yang mau membeli produk pada malam itu juga. Dalam acara kali ini, perusahaan mengambil tema tentang kesehatan dengan mengundang dr. Lula Kamal (Doctor & host) dan ahli gizi, Max Mandias (Chef & Owner of Burgreens). Bersamaan dengan itu, perusahaan sekaligus mengenalkan produk baru yaitu Principle Care (perlindungan untuk semua jenis penyakit kritis yang sudah ada ataupun belum ada). Produk ini sangat menarik karena menanggung biaya pengobatan semua jenis penyakit kritis yang sudah ada ataupun belum ada, padahal dibeberapa perusahaan lain, jenis-jenis penyakit kritis yang dicover itu dibatasi jumlahnya. Selain itu, manfaat lainnya adalah, perusahaan mengcover hingga 175% jika nasabah melakukan klaim, namun jika nasabah sehat-sehat saja, maka uang nasabah akan dikembalikan 100%. Hal ini sangat luar biasa, selain nasabah diuntungkan, perusahaan juga memberikan bonus-bonus pada nasabah yang closing malam ini juga, diantaranya adalah samsung tab untuk nasabah yang nabung dengan nominal Rp. 25.000.000,00/tahun, TV LED 42” untuk nominal tabungan Rp. 50.000.000,00 / tahun, Iphone 8 untuk nominal tabungan Rp. 100.000.000,00 / tahun, Iphone X / PCX 150 untuk nominal Rp. 150.000.000,00, logam mulia 75 gram untuk nominal tabungan Rp. 500.000.000,00 / tahun, dan terakhir adalah mobil Honda Brio untuk nominal 1 Milyar / tahun.

Selain hadiah-hadiah yang fantastis, selama acara berlangsung, aku juga mendapat pengetahuan baru yaitu tentang bahaya susu sapi yang dikonsumsi secara rutin, karena ternyata tulang sebenarnya tidak bisa menyerap kandungan yang terdapat dalam susu sapi, sehingga untuk bisa menyerapnya, maka tulang harus mengeluarkan kalsium dan jika hal ini terjadi secara terus menerus, maka kita akan menderita osteoporosis. Para pembicara juga berulang-ulang menjelaskan tentang manfaat luar biasa dari susu kedelai dibandingkan susu sapi, selain itu konsumsi tahu dan tempe juga lebih baik dibanding menkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein hewani secara berlebihan.

Pada malam itu aku mengundang salah satu anak muda yang sudah sukses sebagai entrepreneur. Dalam usianya yang masih 25 tahun, dia sudah memiliki Cafe Braga Punya Cerita dan perusahaan kosmetik dengan jumlah karyawan 400 orang. Namun, meskipun dia sudah sukses, dia belum cocok dengan produk yang baru saja launching tadi malam, tapi dia justru tertarik dengan produk kesehatan untuk karyawan-karyawannya.

Di akhir acara, jumlah peserta yang closing sungguh mengejutkan, karena jumlahnya lumayan banyak, meskipun peserta yang closing rata-rata adalah orang chinese yang kebanyakan adalah pengusaha-pengusaha besar.

Malam ini sungguh berkesan untukku, karena jaringan pertemananku semakin luas. Aku juga bisa mengenal orang dari berbagai kelas. Aku jadi aktif juga masuk dan bersosialisasi dengan grup yang isinya para pengusaha, politikus atau pelaku UMKM, dan itu ternyata sangat menyenangkan dan banyak membuka peluang baru, wawasan dan saudara baru.

Dan bulan Juli ini memang sangat padat, ditambah dengan orang manajeman di kantor yang memonitor aktivitas jam per jam membuat aku tidak bisa berleha-leha atau baper-baperan seperti dulu, hehehehe. Mungkin itu saja pengalamanku tadi malam, ditambah penampilanku yang feminim dan bermakeup tidak seperti biasanya (meskipun masih memakai sepatu docmart bukan heels), namun aku lakukan karena tuntutan pekerjaan, meskipun aku belum bisa memakai makeup, dan orang lain yang melakukannya untukku, tapi ya sudah, semua demi profesionalitas saja, karena aslinya aku tidak nyaman tampil feminim begitu, hehehe.

With Lula Kamal


Tamuku yang memakai baju putih dan baju cokelat. 

Dengan sesama Agency Manager dari Limbangan







No comments:

Post a Comment