Hey
anjing..
Buasnya
kau membuatku merinding,
Tak
lelahkah kau mengoyakku hingga sekarat dan hampir mati???
Kau
picik..
Saban
hari kau mengoyak dia hingga terkapar dipelabuhan luka..
Lalu
kini aku..
Hatimu
mungkin sebongkah baja,
Atau
mungkin kau tak punya hati..
Hey
anjing,,
Anjing
yang bertopeng kucing,,
Iblis
manakah yang membabat nuranimu hingga otakmu miring??
Aku
jijik mendengar lolonganmu akan janji..
Busuk
perangaimu menyesapi lara hati..
Enyah
dan musnahlah kau dari bumi,,
Biarkan
sesalku meludahimu pada nyala api..
Enyah…
enyah dan enyahlah dalam diri..
Tak
usah lagi rasuki moral dan emosi..
Aku benci!!!
Benci
kau pecundang sejati,
Yang
bermental banci..

No comments:
Post a Comment