Kau bukan matahri,bukan pula rembulan
Kau bukan ombak, bukan pula badai,
Kau bukan angin, bukan pula debu..
Kau bukan gerimis, bukan pula hujan
Lalu siapakah kau??
Yang membayangi malam gersang..
Yang mengunci senyum kemarau..
Yang berdesir dalam surau hampa..
Berlari bersama riak bergejolak,,
Memenjarakan hariku tanpa jeda,,
Membelenggu catatan khayalan yg menyala..
Aku terpapah bingkisan senyummu yg rancu
Menerka baris katamu tanpa makna..
Entahlah..
Menit dan detikku tlah kau bawa
Hingga disini tertinggal jarum jam tanpa angka,,
Mencoba menunggu metamorfosa termangu penuh tawa
Seperti tawamu yg menggetarkan, bak gempa dalam jiwa..
Mengajakku berlari merakit barisan cinta..
Yg kosong dan tak bernyawa..
Tapi, entahlah..
Aku tlah buta atau dibutakan ketiadaan
Sosokmu berjelaga dan menelan kepunahan..
Entahlah,,,
Semoga esok segera terlupa..
Hari yang menyengsarakan..
Yg memburu keliru menyesatkan
Terhapus awan.
No comments:
Post a Comment